INDONESIA - Semagat Pesta Demokrasi serentak Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dilaksanakan tengah pandemi Covid-19 membangun ketidakstabilan kondisi politik Indonesia.
Krisis Covid-19 mengubah wajah dunia, Banyak sosok pemimpin dunia di dunia politik, tergagap merespon wabah ini. Kualitan kepemimpinan tokoh-tokoh politik nasional di uji dengan situasi krisis seperti ini. Partai politik memiliki peluang untuk berkontribusi nyata.
Setiap ketua parpol, memiliki power untuk mendorong itu, melalui pintu parlemen. Memberikan masukan strategis terkait strategi dan pelaksanaan pencegahan dan peangangan pandemi Covid-19.
Dimasa pandemi seperti saat ini Covid-19 menjadi ajang setiap parpol untuk melakukan kegiatan terkait Covid-19, mereka didorong melakukan publikasi seluas-luasnya kepada publik. Ini sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas ke publik, mengenai apa kontribusi parpol selama masa krisis ini. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para pemilih mereka.
Di situasi seperti ini, semakin banyak tangan bergerak dan secara terkoordinasi, akan jauh lebih baik. Kita akui, pabrik masker dan APD memang jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan workshop pembuatan kaos dan spanduk.
Inilah citra politik Indonesia terkini yang mesti dihadapi oleh seluruh parpol di Indonesia, krisis Covid-19. Saatnya masyarakat Indonesia lebih mengedepankan isu-isu kemanusiaan dan sosial ekonomi, dibandingkan isu politik semata. Kita tunggu, kepedulian dan solidaritas dari parpol-parpol di Indonesia, untuk masyarakat di seluruh pelosok Negeri.